Rusia Bantah Putin Sengaja Pilih Penerjemah yang 'Cantik' untuk Alihkan Perhatian Trump

Vanessa Nathania, Jurnalis
Kamis 30 September 2021 16:28 WIB
Penerjemah Rusia Daria Boyarskaya (Foto: Daria Boyarskaya/east2west news)
Share :

RUSIARusia menampik klaim yang mengatakan jika Presiden Rusia Vladimir Putin secara pribadi memilih penerjemah yang 'sangat cantik' untuk mengalihkan perhatian mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada pertemuan 2019 lalu.

Kremlin menegaskan Putin tidak terlibat. Klaim atau tuduhan itu datang dari mantan sekretaris pers Gedung Putih, Stephanie Grisham dalam buku barunya yang menyatakan menurut laporan AS, Fiona Hill, mantan pakar Rusia di pemerintahan, telah melihat hal yang mencurigakan dengan dimasukkannya seorang penerjemah yang cantik.

Penerjemah tersebut, terlihat dalam foto Putin dan Trump yang sedang berjabat tangan di Osaka, Jepang dua tahun lalu, diidentifikasi sebagai ahli bahasa spesialis kementerian luar negeri Rusia, Daria Boyarskaya, 36.

 (Baca juga: Tampil Macho, Putin Rilis Foto Berkemah Saat Isolasi Diri)

“Saat pertemuan dimulai, Fiona Hill mencondongkan tubuh dan bertanya apakah saya memperhatikan penerjemah Putin, yang merupakan wanita berambut cokelat yang sangat menarik dengan rambut panjang, wajah cantik, dan sosok yang luar biasa,” tulis mantan sekretaris pers itu.

"Dia memberi tahu saya bahwa dia curiga wanita itu dipilih oleh Putin secara khusus untuk mengalihkan perhatian Presiden kita,” terangnya.

 (Baca juga: Putin: Negara-Negara Barat Ciptakan Kekacauan di Afghanistan, Seluruh Dunia Harus Hadapi Konsekuensinya)

Juru bicara Putin, Dmitry Peskov membalas laporan itu, menyangkal peran Putin dalam memilih Boyarskaya.

"Penerjemah disediakan oleh kementerian luar negeri atas permintaan administrasi kepresidenan," terangnya.

“Putin sendiri tidak terlibat dalam proses pemilihan penerjemah ini,” lanjutnya.

Sebenarnya, ini bukan pertama kalinya Putin menggunakan Boyarskaya menjadi penerjemah dalam sesi pertemuan dengan seorang Presiden AS.

Sebelum pembicaraan Trump-Putin di Jepang, penerjemah yang sama telah dilibatkan pada 2016 pada pertemuan antara Putin dan presiden AS saat itu, Barack Obama di Hangzhou, China.

Pertemuan ini dan pertemuan pada 2019 antara Putin dan Trump direkam secara publik oleh St. Petersburg School of Conference Interpreting and Translation (SCIT), bagian dari Universitas Pedagogis Negeri Herzen Rusia, tempat Bovarskaya lulus pada 2009.

Sebelumnya dia pernah belajar di Universitas Federal Baltik Immanuel Kant di Kaliningrad.

Menurut catatan SCIT, dia juga bekerja untuk Putin pada pertemuan dengan Penasihat Keamanan Nasional AS, John Bolton di Moskow pada 23 Oktober 2018.

Pada April 2016, dia menerjemahkan untuk presiden Rusia pada pertemuan yang diadakannya dengan Presiden FIFA Gianni Infantino.

Jika dilihat dari media sosialnya, Boyarskaya adalah karyawan tetap di Majelis Parlemen OSCE dan Kementerian Luar Negeri. Dia diyakini berdomisili di Wina, tempat majelis itu berada.

Dia juga seorang penari Salsa dan Bachata pemula, dan telah berlatih dengan MamboGROUP di Moskow.

(Susi Susanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya