Presiden Jokowi: Kita Harus Bergeser dari Kebijakan Belanja Jadi Kebijakan Investasi Pertahanan

Dita Angga R, Jurnalis
Selasa 05 Oktober 2021 10:41 WIB
Presiden Jokowi saat HUT Ke-76 TNI. (Foto: Youtube Sekpres)
Share :

JAKARTA - Pada HUT Ke-76 TNI, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan penguatan budaya strategis prajurit dan perwira TNI harus tetap menjadi fondasi utama transformasi pertahanan yaitu TNI. Dalam hal ini adalah manunggal dengan rakyat.

“Dengan sistem pertahanan keamanan rakyat semesta yang defensif aktif dengan pertahanan berlapis. Dan memanfaatkan lompatan teknologi militer dan investasi yang terencana,” kata Jokowi di Halaman Istana Merdeka, Selasa (5/10/2021).

Dia mengatakan bahwa modernisasi pertahanan keamanan ini juga harus disertai dengan terobosan pengelolaan ekonomi dan investasi pertanahan. Maka dari itu dia meminta agar kebijakan belanja pertahanan digeser menjadi investasi pertahanan.

“Saya tegaskan kembali kita harus bergeser dari kebijakan belanja pertahanan menjadi kebijakan investasi pertahanan yang berpikir jangka panjang, yang dirancang sistematis dan yang dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Baca juga: Pamerkan Alutsista Canggih, Jokowi: Bentuk Transparansi Publik Penggunaan APBN

Jokowi pun memerintahkan untuk terus melakukan adopsi dan inovasi teknologi mutakhir di Indonesia.

“(Harus) bergerak aktif dalam konsorsium industri pertahanan global memegang teguh semangat kemandirian dan penguatan industri dalam negeri untuk mewujudkan kekuatan pertahanan Indonesia yang lebih mumpuni,” pungkasnya.

(Qur'anul Hidayat)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya