WHO: Booster Vaksin Covid-19 Tidak Bermoral dan Tidak Adil

Susi Susanti, Jurnalis
Rabu 13 Oktober 2021 06:46 WIB
Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus (Foto: Reuters)
Share :

Selain itu European Medicine Agency (EMA) telah mengarahkan negara-negara Uni Eropa untuk mengeluarkan "rekomendasi resmi tentang penggunaan dosis booster, dengan mempertimbangkan data efektivitas yang muncul dan data keamanan yang terbatas."

(Baca juga: WHO: Kasus Covid-19 Global Naik Pertama Kali dalam 7 Minggu)

EMA mengatakan bahwa orang dengan sistem kekebalan normal, dosis penguat BioNTech/Pfizer "dapat dipertimbangkan setidaknya 6 bulan setelah dosis kedua untuk orang berusia 18 tahun ke atas."

Badan tersebut saat ini sedang mengevaluasi data untuk mendukung dosis booster untuk vaksin Moderna.

(Susi Susanti)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya