JAKARTA - Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo memberi laporan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait dengan penyelenggaraan Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXII dan Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XXIII Tahun Ajaran 2021.
Penyampaian laporan tersebut dilakukan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/10/2021) yang dihadiri oleh perwakilan alumni PPRA LXII dan peserta PPSA XIII. Sedangkan peserta lainnya mengikuti kegiatan ini secara virtual.
Agus melaporkan, PPRA LXII berlangsung selama tujuh bulan, dibuka pada 26 Januari 2021 dan ditutup pada 31 Agustus 2021. Sedangkan PPSA XXIII berlangsung selama lima setengah bulan, dibuka pada 14 April 2021 Dan akan berakhir pada 14 Oktober 2021.
"Jumlah peserta PPRA adalah sebanyak 80 orang terdiri dari pejabat terpilih setingkat eselon II dan III dari TNI-Polri 49 orang. Sedangkan 31 orang berasal dari Mahkamah Agung, Kejagung, kementerian, LPNK, pemprov, pemkab/kota, KADIN, DPD, parpol dan ormas," papar Agus sebagaimana dilihat dari kanal Youtube Sekretariat Presiden.
Baca juga: Gubernur Lemhannas: Kami Merasa Perlu Dalami Pendekatan Soft Power
Lulusan Akademi Militer (Akmil) 1970 ini mengungkapkan pada tahun ajaran 2021 tidak ada peserta PPRA dari negara sahabat. Sementara itu, jumlah peserta PPSA XXIII sebanyak 60 orang, terdiri dari pejabat setingkat eselon I dan II yang berasal dari TNI-Polri (36 orang), dan 24 lainnya berasal dari MPR, kementerian, LPNK, partai politik hingga ormas.
"Selama pendidikan, berlangsung kegiatan yang dilaksanakan, antara lain pembelajaran jarak jauh (e-learning) yang memanfaatkan teknologi informasi selama satu setengah bulan. Kedua, pembelajaran on campus diisi dengan kegiatan penting di antaranya studi lapangan isu strategis nasional," jelas Agus.
Baca juga: Belajar dari Agus Widjojo, Tentara Perlu Jago Bahasa Inggris
Untuk peserta PPRA LXII yang kini telah menjadi alumni, mereka mengunjungi lima lokasi yakni ke PT Inalum (Sumatera Utara), PT Sulawesi Mining Investment (Sulawesi Tengah), PT Aneka Tambang (Maluku Utara), PT Adaro Energy (Kalimantan Selatan), dan Sirkuit Mandalika (Nusa Tenggara Barat). Kunjungan dilakukan pada 25 Juni 2021. Sedangkan peserta PPSA XXIII tidak ada program kunjungan lapangan.