Kisah Wali Kota Wanita yang Bangun Kembali Kotanya dari Kehancuran ISIS

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis
Sabtu 16 Oktober 2021 10:28 WIB
Walikota Layla Moustaffa mati-matian membangun kembali kota kelahirannya (Foto: BBC)
Share :

  • 'Surga yang aman setelah penjara nan suram'

Ketika Moustaffa menjalankan misi membangun kembali Raqqa, tidak ada yang tersisa di sana, kecuali reruntuhan.

Tidak ada listrik, tidak ada air yang mengalir, tidak ada layanan publik dan hanya sedikit layanan kesehatan.

Tetapi pada 2020, Museum Raqqa, yang dianggap sebagai simbol warisan budaya, agama, dan sejarah kota yang beragam, telah dipugar sebagai simbol kelahiran kembali.

"Meskipun kemampuan terbatas dan kurangnya sumber daya yang tersedia, kami telah mencapai banyak hal, terima kasih kepada orang-orang di kawasan ini, kami telah mengembangkan rencana dan program yang sesuai dengan setiap tahap," terangnya.

"Dibandingkan dengan tingkat kerusakan kota yang mencapai 95%, kami mencapai banyak hal dalam waktu singkat," tambahnya.

Raqqa hari ini dianggap sebagai: "Surga setelah berubah dari penjara yang suram bagi penghuninya."

Proyek-proyek seperti penyediaan listrik dan air bersih serta infrastruktur lainnya, termasuk membangun rumah sakit, sekolah dan pusat kesehatan, dilaksanakan secara bertahap.

Pekerjaan renovasi dan pembangunan kembali rumah, jalan dan layanan lainnya, juga sedang berlangsung.

Di bawah pengawasannya, sejumlah proyek berhasil diselesaikan, seperti pembukaan kembali lebih dari 390 bangunan sekolah dan lebih dari 25 puskesmas dan 10 rumah sakit swasta dan pemerintah.

Demikian pula pemulihan delapan pembangkit listrik, 30 stasiun air minum, dan banyak lagi.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya