Dia mengatakan hal ini menjadikan dokumen perjalanan sesuai dengan “realitas yang ada” bahwa terdapat spektrum lebih luas dari karakteristik seks manusia dibandingkan dua penggolongan sebelumnya.
Baca juga: Dokumen Negara: Wiski Jepang Seharga Rp83 Juta Hilang, Pompeo Mengaku Tidak Terima
Serikat Kebebasan Sipil Amerika atau ACLU memuji langkah itu. “ACLU akan terus bekerja sama dengan pemerintahan Biden sehingga penanda gender yang akurat akan tersedia di dokumen identitas dan catatan di pemerintah federal,” terangnya dalam sebuah pernyataan.
(Susi Susanti)