Dituduh Produksi Sarung Tangan Medis Bekas dan Palsu, Polisi Tangkap Bos Perusahaan Kesehatan

Susi Susanti, Jurnalis
Kamis 04 November 2021 12:20 WIB
Polisi tangkap bos perusahaan sarung tangan medis palsu (Foto: Thai FDA)
Share :

"Pemerintah Thailand menangani masalah ini dengan serius dan kami memastikan untuk membawa keadilan bagi pihak-pihak yang dirugikan," kata Jirabhob pekan lalu setelah penyelidikan panjang CNN diterbitkan.

Tak lama setelah laporan pertama CNN ditayangkan minggu lalu, seorang jaksa Thailand mengumumkan dakwaan terhadap perusahaan Thailand lainnya yang menuduhnya mengekspor jutaan sarung tangan medis di bawah standar, kotor, dan digunakan kembali ke distributor AS karena permintaan produk di seluruh dunia melonjak selama pandemi virus corona. Pengumuman itu muncul beberapa hari setelah investigasi CNN mengungkap praktik tersebut.

CNN sebelumnya melaporkan bahwa Tarek Kirschen, seorang pengusaha yang berbasis di Miami, telah memesan sekitar USD2 juta (Rp29 miliar) sarung tangan dari sebuah perusahaan bernama Paddy the Room akhir tahun lalu. Kemudian sarung tangan yang datang bermerek SkyMed. Kirschen mengatakan kepada CNN bahwa sarung tangan kelas medis yang seharusnya kotor, berlumuran darah, dan telah dicuci dan digunakan kembali.

Pada Desember tahun lalu, Badan Pengawas Obat dan Makanan Thailand menggerebek gudang Paddy the Room ketika para pekerja migran sedang mengemasi sarung tangan longgar ke dalam kotak bermerek SkyMed.

"Sarung tangan di bawah standar, bisa dari China, Vietnam atau Malaysia. Mereka akan membawa sarung tangan ini dalam jumlah besar, dan mereka tidak akan menyatakannya sebagai sarung tangan medis. Kemudian sarung tangan ini akan dikemas ulang sebagai SkyMed dan semua dokumen akan diolah dan dikirim. ke negara ketiga," kata Wakil Sekretaris Jenderal FDA Thailand Supattra Boonserm kepada CNN dalam sebuah wawancara baru-baru ini.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya