Peristiwa 7 November: Berdirinya Partai Masyumi hingga Lahirnya WS Rendra

Tim Okezone, Jurnalis
Minggu 07 November 2021 04:48 WIB
WS Rendra (Foto: istimewa)
Share :

3. Berdirinya Partai Masyumi

Partai Majelis Syura Muslimin Indonesia (Masyumi) adalah sebuah partai politik Islam terbesar di Indonesia selama era demokrasi liberal. Partai ini dilarang pada 1960 oleh Presiden Soekarno karena diduga mendukung pemberontakan PRRI.

Awalnya Masyumi merupakan organisasi yang dibentuk pada 24 Oktober 1943. Tidak lama setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia, atau tepatnya pada 7 November 1945, Masyumi berdiri sebagai partai.

Dalam waktu kurang dari setahun, Masyumi menjadi partai politik terbesar di Indonesia. Masyumi termasuk dalam kategori organisasi Islam, sama seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah.

Masyumi adalah nama yang diberikan kepada sebuah organisasi yang dibentuk oleh Jepang yang menduduki Indonesia pada 1943 dalam upaya mereka untuk mengendalikan umat Islam di Tanah Air.

Baca juga: Pengamat: Beda Kondisi, Tantangan Partai Masyumi Berat

4. Lahirnya WS Rendra

Pemilik nama lengkap Dr Willibrordus Surendra Broto Rendra (WS Rendra) merupakan sastrawan berkebangsaan Indonesia. Rendra lahir di Solo, Hindia Belanda pada 7 November 1935 dan meninggal di Depok, Jawa Barat, 6 Agustus 2009, di usia 73 tahun.

Sejak muda, Rendra banyak menulis puisi, skenario drama, cerpen, dan esai sastra di berbagai media massa. Ia pernah mengenyam pendidikan di Universitas Gajah Mada, dan dari perguruan tinggi itu pulalah dia menerima gelar Doktor Honoris Causa.

Penyair yang kerap dijuluki sebagai 'Burung Merak' ini, tahun 1967 mendirikan Bengkel Teater di Yogyakarta. Melalui Bengkel Teater itu, Rendra melahirkan banyak seniman antara lain Sitok Srengenge, Radhar Panca Dahana, Adi Kurdi, dan lain-lain.

Baca juga: Diajak Gabung, Amien Rais Lihat Potensi Partai Masyumi Setahun ke Depan

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya