Catatan dampak banjir BPBD menyebutkan sebanyak 7 KK terdampak, 7 unit rumah rusak, 57 hektar sawah terendam, dan terdapat 8 titik tanah longsor menutup jalan penghubung antara kecamatan Pegasing dan Linge.
Menghadapi potensi hujan di wilayahnya, BPBD Kabupaten Aceh Tengah telah mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang, siaga dan waspada dalam menyikapi perkembangan cuaca saat ini maupun potensi bahaya hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor dan angin kencang.
Banjir Aceh Selatan
Banjir di Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh, terjadi pada Selasa (9/11), pukul 09.00 waktu setempat. Kejadian ini juga dipicu oleh hujan berintensitas tinggi sehingga debit air Sungai Alas dan Sungai Hitam meluap ke permukaan penduduk. BPBD Kabupaten Aceh Selatan menginformasikan sejumlah gampong atau desa terdampak di Kecamatan Trumon Tengah, yaitu Gampong Cot Bayu dan Gampong Lhok Raya.
BPBD memantau ketinggian muka air berkisar 20 - 50 sentimeter ketika banjir terjadi. Informasi terkini pada Selasa (9/11) dari BPBD Kabupaten Aceh Selatan menyebutkan genangan air masih dalam ketinggian 30-40 sentimeter.
Sebanyak 132 jiwa dilaporkan terdampak dengan rincian 42 jiwa di Gampong Cot Bayu dan 90 jiwa di Gampong Lhok Raya.
Merespons peristiwa itu, BPBD setempat segera melakukan upaya penanganan darurat bencana, seperti evakuasi warga, kaji cepat dan berkoordinasi dengan dinas terkait serta aparat di tingkat kecamatan dan gampong. Data sementara BPBD Kabupaten Aceh Selatan mencatat sebanyak 72 unit rumah warga terdampak banjir pagi itu.
Berdasarkan peringatan dini cuaca BMKG pada hari ini, Selasa (8/11), wilayah Aceh masih berpotensi hujan lebat serta angin kencang dan berstatus waspada. BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan siaga terhadap potensi bahaya hidrometeorologi. Terpantau pada peringatan dini cuaca, wilayah terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tengah dan Aceh Selatan masih berpeluang hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada hari ini.
(Khafid Mardiyansyah)