Peristiwa Reichskristallnacht, Malam Kelam Warga Yahudi Jerman

Tim Okezone, Jurnalis
Kamis 11 November 2021 14:54 WIB
Kaca jendela toko yang pecah setelah Kristallnacht. (Foto: supplied)
Share :

BERLIN – Tanggal 9 November 1938 dikenang sebagai sebuah hari yang kelam bagi kaum Yahudi di Jerman. Pada malam di hari itu, sinagog, toko, apartemen Yahudi di seluruh negeri dihancurkan dan kaum Yahudi mengalami penghinaan dan disiksa secara brutal dalam sebuah peristiwa yang dikenal sebagai Reichskristallnacht.

"Saya masih ingat kejadian pada pagi hari 10 November," kata W. Michael Blumenthal seorang saksi mata peristiwa itu, sebagaimana dikutip dari DW.

BACA JUGA: Sibuk Lancarkan Serangan ke Gaza, Kota Israel Dilanda Perang Saudara

"Ayah saya ditangkap di pagi hari dan kemudian, diiringi kecemasan ibuku, saya berjalan di jalanan. Di Kurfürstendamm, saya melihat jendela-jendela yang dilempari, asap mengepul dari sisa puing bekas sinagog yang terbakar.“

Blumenthal saat itu baru berusia 12 tahun. 75 tahun kemudian ia kembali ke Berlin dan duduk sebagai Direktur Museum Yahudi.

Dihina dan dipukuli

Pada malam 9 pada tanggal 10 November terjadi kerusuhan yang mengerikan, terutama bagi orang-orang Yahudi di seluruh Jerman dan Austria. Ratusan rumah ibadah dijarah, dirusak dan dibakar. peristiwa itu dikenal dengan sebutan "Reichskristallnacht".

BACA JUGA: Kisah Tetangga Yahudi Adolf Hitler

Orang dipermalukan di jalan, dipukuli , juga dibunuh - hanya karena mereka adalah orang Yahudi. Polisi menyaksikan petugas pemadam kebakaran bukannya memadamkan rumah-rumah ibadah dan kantor-kantor bisnis Yahudi, tetapi hanya rumah-rumah sekitarnya.

Pada 10 November sekitar 30 ribu warga Yahudi yang ditangkap dibawa ke kamp konsentrasi Dachau, Buchenwald dan Sachsenhausen. Termasuk ayah dari Michael W. Blumenthal.

"Saya masih ingat kata-kata ibuku ketika ia dibawa pergi oleh dua orang polisi. Apa yang terjadi ? Apa yang Anda lakukan? Apa yang dilakukannya?". Bahkan sebagai anak berusia dua belas tahun, saya dapat merasakan kecemasan dari orang dewasa, dalam hal ini ibu saya."

9 November 1938 

Kekerasan fisik dan intimidasi terjadi di Jerman sejak bangkitnya Nazi pada 1933. Dengan undang-undang Nürnberg tahun 1935, kegiatan mereka di ruang publik dibatasi. Banyak yang kehilangan mata pencarian.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya