JAKARTA - Letjen TNI (Purn) Ali Hamdan Bogra merupakan salah satu perwira dari Papua yang namanya cukup disegani di kalangan militer. Dirinya memiliki banyak kisah selama berkarier di TNI Angkatan Darat.
Berikut beberapa fakta dari Letjen Ali Hamdan Bogra:
1. Profil Singkat
Ali Hamdan Bogra, lahir di Serui, Papua Barat, pada 6 Januari 1963. Hingga 26 Januari 2021, dirinya menjabat sebagai Koordinator Staf Ahli Kasad.
Sebelumnya Ali Hamdan Bogra sempat diposisikan sebagai Panglima Komando Daerah Militer XVIII/Kasuari ke-2, dan Wakil Komandan Sekolah Staf dan Komando Tentara Nasional Indonesia.
2. Sempat Dimutasi
Ali Hamdan Bogra sendiri sempat mendapat mutasi bersama dengan 61 perwira lain dari mantan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, yang saat itu bertujuan mengoptimalkan pelaksanaan tugas TNI
Pasca mutasi, dirinya mengalami kenaikan pangkat, dari yang sebelumnya Mayor Jenderal (Mayjen) menjadi Letnan Jenderal (Letjen) tahun 2020 silam.
Baca juga: Terkuak! Anak Jenderal Andika Perkasa Ternyata Bukan Orang Biasa
3. Dianggap Kakak Besar di Papua
Nama Letjen Ali Hamdan Bogra cukup besar di dataran Timur. Dirinya sampai-sampai dianggap kakak besar oleh calon-calon tentara dari Papua.
Ali Hamdan Bogra kerap secara langsung memantau pendidikan calon-calon perwira tersebut. Tidak hanya itu, dia juga banyak memberi saran dan memotivasi mereka agar dapat menjadi prajurit TNI yang baik.
"Saya memandang adik-adik kami di sana ini mereka mempunyai jiwa dan semangat juang. Itu ada di tiap suku-suku, tinggal bagaimana membina mereka dengan baik, kami urus mereka dengan baik," ujarnya melalui kanal YouTube resmi TNI AD disadur pada Kamis (11/10/2021).
4. Muslim Taat
Tidak hanya wibawanya sebagai salah satu petinggi di TNI AD, Ali Hamdan Bogra juga dikenal rekan-rekannya sebagai sosok muslim taat beragama.
Salah satu testimoninya adalah mantan anak buahnya sendiri ketika dia masih menjabat sebagai Koordinator Staf Ahli Kasad, yaitu Sersan Kepala (Serka) Suroto.
"Apablila sudah terdengar azan terus tiba waktunya sholat, beliau selalu mengingatkan kepada kami 'Salat, ibadah!' Pada saat ada pergerakan dari kantor mau keluar, selalu menanyakan ke kami, 'Sopir sudah salat atau belum?' Selalu kami diingatkan seperti itu," kenang Suroto mengenai betapa religiusnya Ali Hamdan Bogra.
5. Mencari Kos Bersama Andika Perkasa
Ali Hamdan Bogra sendiri sempat ditempatkan di Kodiklat Bandung. Saat itu, dirinya baru pindah dari Papua dan belum memiliki tempat tinggal.
Adalah Andika Perkasa, yang saat itu mengajak dirinya untuk mencari tempat kos bersama di sekitar Kodiklat.
"Pak Andika nanya 'kamu tinggal di mana?' Lalu saya balas 'saya baru pindah dari Papua, belum ada kos-kosan atau tempat tinggal. Pak Andika akhirnya ngajak saya keliling sekitar Kodiklat buat nyari kosan," ujar Ali Hamdan Bogra.
(Qur'anul Hidayat)