WASHINGTON – Amerika Serikat (AS) mengecam Rusia karena melakukan uji coba rudal "berbahaya dan tidak bertanggung jawab" yang membahayakan awak Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).
Tes uji coba meledakkan salah satu satelit Rusia telah menyebabkan puing-puing yang memaksa kru ISS untuk berlindung di kapsul.
Stasiun tersebut saat ini memiliki tujuh anggota awak - empat orang AS, satu orang Jerman, dan dua orang Rusia.
Stasiun ruang angkasa mengorbit pada ketinggian sekitar 420 km (260 mil).
Baca juga: Pesawat Kargo Tiba di Stasiun Antariksa Internasional, Bawa Beban 3.700 Kg
"Sebelumnya hari ini, Federasi Rusia secara sembrono melakukan uji coba satelit destruktif dari rudal anti-satelit pendakian langsung terhadap salah satu satelitnya sendiri," kata Juru bicara departemen luar negeri AS Ned Price dalam sebuah pengarahan.
"Tes sejauh ini telah menghasilkan lebih dari 1.500 keping puing orbit yang dapat dilacak dan ratusan ribu keping puing orbital yang lebih kecil yang sekarang mengancam kepentingan semua negara,” lanjutnya.
Baca juga: Ini 5 Negara yang Melakukan Uji Coba Rudal Berkapabilitas Nuklir
Price menegaskan bahaya puing-puing ini masih jauh dari selesai.
"Tes ini secara signifikan akan meningkatkan risiko astronot dan kosmonot di Stasiun Luar Angkasa Internasional, serta aktivitas luar angkasa manusia lainnya," katanya.