Menurutnya, perlu dilakukan penghitungan seberapa besar populasi lansia, orang dengan kondisi kesehatan yang lebih berbahaya kalau dia terpapar Covid 19 atau memiliki komorbid yang telah divaksin. Bahkan bagaimana cakupan di kelompok penyandang disabilitas, ibu hamil, dan kelompok sasaran anak-anak juga perlu dirangkul untuk melakukan vaksinasi.
"Ini adalah pengingat bahwa fokus kita bukan tentang vaksin ketiga atau vaksin booster akan dimulai. Tapi apakah vaksinasi lansia yang sekarang berada di hampir 50% dosis pertama dan sekitar 31% di dosis kedua kita bantu tingkatkan dengan cepat sebelum tahun 2021 berakhir," tuturnya.
Baca juga: Cantiknya Dokter Reisa Selfie Berlatar Sunset, Netizen: Mirip Gal Gadot!
(Fakhrizal Fakhri )