Kemudian, upaya penemuan kasus yang dilanjutkan dengan pemeriksaan jenis varian tetap perkuat pelacakan kontak dan investigasi kasus-kasus yang berkelompok atau berklaster. “Dan tentu kita terus berupaya meningkatkan serta percepatan cakupan vaksinasi kita,” kata Nadia.
Selain itu, Nadia mengatakan bahwa Indonesia telah memiliki kapasitas dan sistem deteksi varian Covid-19 yang sudah terbentuk mulai dari nasional sampai dengan daerah untuk memantau kemungkinan adanya varian-varian baru baik kasus impor maupun varian yang mungkin muncul dari dalam negeri.
“Selalu waspada jika ada peningkatan kasus yang tidak biasa atau munculnya klaster-klaster besar atau peningkatan kasus pada orang yang telah divaksinasi maupun peningkatan keparahan pada pasien Covid-19. Ini dapat menjadi penanda awal adalah risiko varian-varian baru virus Covid-19,” pungkasnya.
(Awaludin)