Sebelumnya, Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Prof Dr Agus Suman mengakui Novia Widyasari adalah mahasiswi di Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Inggris angkatan 2016. Korban menerima pelecehan seksual saat menjadi panitia Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKK Maba) pada 2017.
"Pelaku juga merupakan kakak tingkat yang berinisial RAW, dia adalah mahasiswa di Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FIB UB juga,” ucap Agus Suman, saat memberikan keterangan kepada awak media, di Gedung Rektorat Universitas Brawijayaa, Minggu (5/12/2021).
Namun, Agus menerangkan, peristiwa itu terjadi pada 2017. Apa yang dialami Novia saat itu tidak terkait kejadian yang dialami Novia dengan oknum kepolisian berinisial RB. Pihaknya meluruskan beberapa informasi yang beredar di media sosial yang dirasa kurang benar.
“Sebenarnya sudah selesai, sampai kepada proses-proses yang kita lakukan. Cuma kebetulan meninggal, karena kasus berbeda lalu ada yang mengkaitkan dengan persoalan yang sebenarnya sudah selesai,” tutur Agus.
Sebagai informasi, Novia Widya Sari meninggal dunia usai bunuh diri di atas makam ayahnya pada Kamis 2 Desember 2021. Penelusuran di jejak digitalnya di media sosial, bunuh diri lantaran Novia depresi setelah dipaksa aborsi hingga dua kali oleh kekasihnya Bripda Randy Bagus.
Polisi sendiri sudah menetapkan tersangka bernama Randy Bagus yang bertugas di Mapolres Pasuruan. Ia pun telah ditahan di Mapolda Jawa Timur sejak Sabtu malam kemarin.
(Erha Aprili Ramadhoni)