3. Tewas dalam Kondisi Berpelukan
Kisah haru selanjutnya berasal dari Rumini (28) dan Salamah (70). Keduanya warga Desa Curah Kobokan, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang Jawa Timur. Mereka merupakan anak dan ibu yang tewas karena erupsi Gunung Semeru. Mereka tewas dengan posisi berpelukan di dalam rumah.
Tubuh Salamah, Ibu dari Rumini yang sudah renta tidak memungkinkan untuk berlari. Rumini yang melihat kondisi ibunya, tak tega meninggalkan Salamah sendirian di tengah erupsi Gunung Semeru yang dahsyat.
Lantaran tak bisa membawa sang ibu, diduga Rumini menemani sang ibu hingga ajalnya. Mereka sama-sama tertimbun reruntuhan bangunan rumah. Legiman, paman Rumini, mengatakan bahwa suami Rumini dan seorang anaknya selamat. Namun, suami dan anak Salamah yang lain mengalami luka cedera akibat tertimpa reruntuhan bangunan rumah.
4. Tewas dengan Menggendong Bayi
Kisah lain terjadi di Dusun Curah Kobokan, Desa Supiturang, Kabupaten Lumajang, Jawa timur (5/12/2021). Relawan Baret Rescue Gerakan Pemuda Nasdem Jember menemukan jenazah seorang ibu yang sedang menggendong bayinya tertimbun lahar Gunung Semeru.
Selain itu, terdapat tiga jenazah yang masih terjebak di dalam truk pengangkut pasir, serta tujuh jenazah yang tertimbun lahar Semeru. Sampai saat ini identitas korban belum diketahui secara pasti.
(Khafid Mardiyansyah)