4. Tahun 1990
Gunung Semeru mengeluarkan muatan awan panasnya kembali pada tahun 1990, tepatnya pada bulan November hingga Desember. Peristiwa ini disebabkan oleh terbukanya kubah kawah Jonggring Seloko, yang terus terbuka hingga saat ini.
5. Tahun 1992
Letusan stromboli mengalir pada bulan November dan Desember tahun 1992. Hal ini dibarengi degan pembentukan kubah dan lidah lava sepanjang 1,5 kilometer.
6. Tahun 1994
Di tahun ini, letusan terjadi selama dua hari berturut-turut pada 2 hingga 3 Februari 1994. Pada 2 Februari, sebanyak 9 letusan sengan ketinggian 500 meter serta 34 kali guguran lava ke arah Busuk Kembar sejauh 1 kilometer.
Hari selanjutnya, pukul 03.50 WIB terjadi hujan abu yang diikuti dengan awan panas. Pada 13 Februari, tercatat 7 orang tewas akibat awan panas dan 2 orang hanyut oleh lahar.
7. Tahun 2002
Sejak April 2002, hujan lava pijar meningkat hingga 610 kali. Mulai Agustus, aktivitas ini menurun hingga 93 kali, sampai Desember 2002. Namun, hujan lava pijar digantikan dengan awan panas pada bulan Desember. Pada 23 hingga 27 Desember, terjadi 23 kali letusan serta guguran lava yang memasuki Besuk Kembar sejauh 250 meter.
Pada 29 Desember, awan panas memasuki Besuk Bang sejauh 9.000 meter. Kemudian pada 30 Desember, aliran awan panas lain masuk ke Besuk Bang sejauh 2.000 meter.