JAKARTA — Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau Jembatan Besuk Koboan yang runtuh akibat erupsi Gunung Semeru pada Selasa (7/12/2021). Masyarakat menyebutnya jembatan Gladak Perak, yang terletak di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.
Demikian informasi dari oleh Biro Pers Sekretariat Presiden. Jembatan yang berada di jalur arteri Malang – Lumajang itu dibangun pada 1998. Panjangnya mencapai 192 meter dengan lebar 9,6 meter.
Baca Juga: Update Korban Letusan Gunung Semeru: 34 Orang Meninggal Dunia
Sebelumnya, Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan, pemerintah telah berencana untuk membuat jembatan darurat untuk menghubungkan Lumajang-Malang. Akan tetapi, setelah melihat kondisi yang parah dan tidak memungkinkan, maka menurutnya akan sangat berat untuk membangun jembatan darurat.
Meskipun demikian, Muhadjir mengungkapkan, pemerintah akan terus mengkaji pembangunan jembatan sementara yang bertujuan untuk penanganan korban dan penyaluran logistik.
"Tadi saya sudah koordinasi dengan Bapak Menteri PUPR (Basuki Hadimuljono). Nanti alat-alat berat dari PUPR juga akan membackup. Karena itu nanti mau kita kaji lagi," tuturnya.
Baca Juga: Kunjungi Pengungsi Erupsi Semeru, Jokowi Bagikan Makanan hingga Serahkan Santunan
(Arief Setyadi )