Retno turut memaparkan update terkini terkait varian Omicron. “Terkait dengan varian Omicron, WHO sampaikan hingga 5 Desember 2021, mendeteksi setidaknya telah terjadi di 45 negara,” ucapnya.
Selain itu, Retno berkata, menurut data awal yang dikumpulkan WHO menyebutkan belum ada kesimpulan yang konklusif terkait tingkat penularan dan tingkat keparahan, termasuk tingkat hospitalisasi varian Omicron.
“WHO menambahkan walaupun di Afrika Selatan menunjukkan adanya peningkatan tingkat hospitalisasi, namun belum bisa disimpulkan ini adalah akibat varian Omicron.
WHO mengatakan akan terus melakukan penelitian terhadap varian ini,” pungkasnya.
Retno berujar, WHO terus menyampaikan pentingnya melakukan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan selalu mencuci tangan.
(Awaludin)