Sasar Generasi Muda, Anggota Legislatif Perindo Didorong Miliki Tim Konten dan Rutin Sampaikan Gagasan

Carlos Roy Fajarta, Jurnalis
Jum'at 10 Desember 2021 22:54 WIB
Anggota Komite Eksekutif Konvensi Rakyat Partai Perindo, Prabu Revolusi (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Anggota Komite Eksekutif Konvensi Rakyat Partai Perindo, Prabu Revolusi mendorong seluruh 408 anggota legislatif Partai Perindo di tingkat Provinsi dan Kabupaten Kota memiliki tim konten.

Hal tersebut ia sampaikan dalam bimbingan teknis Partai Perindo 2021 Anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota Partai Perindo se-Indonesia pada Jumat (10/12/2021) di Jakarta Concert Hall iNews Tower, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Prabu Revolusi menilai keberadaan konten amat penting untuk menyasar generasi muda yang saat ini didominasi generasi Milenial dan generasi Zilenial.

"Kita berharap 408 seluruh anggota legislatif DPRD Provinsi Kabupaten Kota yang sudah ada sekarang bisa menjadi api unggun yang indah di Pemilu 2024," ujar Prabu Revolusi.

Menurutnya di 2024 wajah Partai Perindo sudah berubah dengan konvensi rakyat Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) serta semangat yang menggelora dari Anggota Legislatif untuk memastikan Partai Perindo untuk lolos Parlementary Thereshold.

"Media menjadi salah satu kekuatan yang amat penting dalam glorifikasi ide, gagasan dan sekarang ini kita sudah baik. Penonton kita (MNC Grup) sudah 52 persen. Digital kita sudah digunakan oleh lebih dari 120 juta penduduk Indonesia," ungkap Prabu Revolusi.

Ia menegaskan bahwa seluruh kader Partai Perindo tidak sendirian. Pasalnya MNC Media memberikan dukungan penuh kepada para kader Perindo untuk bisa lebih dikenal oleh masyarakat di daerah pemilihannya masing-masing.

"Bapak ibu tidak sendirian. MNC Media memberikan dukungan penuh untuk bapak ibu sekalian. Elektabilitas bisa didapatkan dengan terlebih dahulu meningkatkan popularitas," kata Prabu Revolusi.

Ia menyebutkan di Pemilu 2024 ada dua generasi muda yakni Milenial dan Zilenial yang memiliki keinginan berkontribusi dan menggunakan hak suaranya.

"Semakin banyak media yang harus dimanfaatkan para anggota legislatif untuk mendobrak pemilih di dapil masing-masing. Media saat ini ada konvensional media seperti tv, radio, dan koran. Serta new media seperti sosial media, portal, dan audio streaming," ungkap Prabu Revolusi.

Ia meyakini bahwa salah satu kunci kemenangan partai melakukan elaborasi media dengan partai. MNC merupakan integrasi media terbesar di Asia Tenggara.

'Satu-satunya partai yang bisa berkolaborasi dengan media itu adalah Perindo. MNC memiliki sharing 52 persen. Dari beberapa hasil survei dan jurnal yang kita baca di redaksi, warna politik kedepannya akan berubah," terang Prabu Revolusi.

Anak muda dan masyarakat pada umumnya lebih menyukai konten video di sosial media seperti YouTube, TikTok, Facebook, dan Instagram. Konten-konten yang saat ini populer di YouTube, ataupun sosial media lainnya itu cukup mempengaruhi persepsi publik.

Ia mengungkapkan kampanye para kader Partai Perindo kedepannya harus lebih personal. Di pemberitaan partai, yang dimasukkan adalah wajah-wajah caleg. Karena persepsi publik pada sosok itu meningkat dan amat penting.

"Itu berpengaruh pada aktifitas kampanye di lapangan. Selain seremonial juga harus personal. Misalkan memberikan beras kepada pengungsi itu bagus. Tapi akan lebih bagus diberikan kepada anak kecil, kepada orang tua. Hal-hal seperti ini penting untuk diingat oleh konstituen. Sehingga ada amplifikasi pesan yang lebih personalized dan targeted tercapai," terang Prabu Revolusi.

Elemen kejutan, yang membuat amplifikasi, kata Prabu Revolusi membutuhkan spontanitas. Dan untuk hal tersebut diperlukan tim konten mulai dari foto, video, dan membuat narasi singkat yang jelas dan mudah dipahami audience.

"Setiap pihak yang hendak maju ke 2024 pasti memiliki konten. Konten sekarang adalah bagian dari demokrasi. Membangun image dan persepsi di generasi milenial. Kami juga terus membangun persepsi Perindo yang positif di publik," ucapnya.

Media dikatakannya menjadi salah satu tools. Efek media itu masuk dalam alam bawah sadar seseorang. Hal ini dikatakannya terbukti dengan masyarakat di daerah yang amat familiar dengan mars Perindo.

"Sekarang pekerjaan terpenting kita adalah mengolah atau mengubah popularitas menjadi elektabilitas. Media selalu menjadi agregat di ekonomi politik, dan pendidik. Usahakan untuk selalu membuat rilis. Ada 408 anggota DPRD, harus membuat rilis setiap minggunya. Sehingga setiap masyarakat mengetahui pemikiran dan nama para anggota legislatif," kata Prabu Revolusi.

Tak cukup dengan rilis semata, ia mendorong seluruh anggota legislatif untuk memiliki tim konten sehingga pemikiran dan aspirasi dari setiap anggota dapat dipahami dan dirasakan masyarakat.

"Butuh tim konten foto, video, dan naskah. Bisa menggunakan anak magang. Tujuan dari pembuatan konten ini adalah memberikan inspirasi dan tentunya agar di 2024 kita bisa menjadi api unggun yang indah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Indonesia," pungkas Prabu Revolusi.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya