JAKARTA - Presiden Soeharto kala itu memerintahkan intelijen kepercayaannya, Benny Moerdani untuk melaksanakan misi pelarian Presiden Kamboja Lon Nol.
Benny Moerdani sampai menyewa pesawat Garuda untuk memboyong Lon Nol ke Indonesia agar selamat dari kubu komunis yang memburunya.
Tahun 1975 adalah masa genting bagi Kamboja. Pemberontakan kubu komunis Khmer Merah yang dipimpin oleh Saloth Sar menghebat, membuat pasukan Lon Nol terpukul. Pembantaian terjadi hampir di seluruh Kamboja, dan Lon Nol termasuk target pembantaian tersebut.
Baca juga: Kala Benny Moerdani Dikritik soal Penembakan Misterius Era 1980-an
Baca juga: Kisah LB Moerdani Ternyata Pernah Ikuti Pendidikan Intelijen di Amerika
Amerika Serikat yang mendukung Lon Nol, bermaksud melarikan sekutunya itu ke tempat yang aman.
Sebagai sekutu Amerika Serikat, Indonesia bersedia menyembunyikan Lon Nol dengan dalih kunjungan diplomatik. Soeharto bersedia membantu Amerika Serikat dengan menerima kedatangan Lon Nol di Bali.
Pada 1 April 1975, di bawah ancaman kubu komunis , Lon Nol berangkat menuju Ngurah Rai, Bali. Benny Moerdani sampai menyewa pesawat Garuda untuk memberangkatkan Lon Nol. Demikian dinukil dari buku Benny Moerdani yang Belum Terungkap.