Konvensi Rakyat Perindo Dinilai Menjaga Iklim Demokrasi Indonesia

Dimas Choirul, Jurnalis
Kamis 16 Desember 2021 04:44 WIB
Hendri Satrio (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Partai Perindo meluncurkan Konvensi Rakyat berbasis digital pada Rabu 25 November 2021. Konvensi Rakyat terbuka untuk siapa pun yang ingin menjadi calon anggota legislatif.

Menurut Pengamat Politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio, Konvensi Rakyat yang dihelat Partai Perindo merupakan langkah yang baik. Terutama untuk menjaga iklim demokrasi di Indonesia.

"Sehingga si partai itu bisa tahu sebetulnya calon pilihan rakyat itu calon yang populer itu siapa yang bisa akhirnya diusung oleh Partai," kata Hendri saat dihubungi MNC Portal, Rabu (15/12/2021).

Baca Juga: Konvensi Rakyat Perindo, Direktur IPO: Tanda Partai yang Egaliter, Akan Lahirkan Politikus Berkualitas

Sedikitnya terdapat dua tahapan pra konvensi. Tahap pertama dimulai pada 25 November hingga bulan Mei 2022 dan tahap kedua 1 Juni sampai dengan 16 Agustus 2022.

Sementara Ketua Komite Eksekutif Konvensi Rakyat Partai Perindo Ferry Kurnia Rizkiyansyah menjelaskan, ketika kandidat bacaleg lolos pembobotan nilai oleh Dewan Panel, persetujuan DPP, DPW, DPD kemudian tahap E-Voting yang bersifat terbuka, bacaleg wajib mengumpulkan syarat minimal 2.500 bacaleg DPR RI, 1.500 bacaleg DPRD Provinsi, 500 bacaleg DPRD Kabupaten/Kota.

"Inilah menjadi poin yang sangat penting yang perlu diupayakan teknikalitasnya, salam artian bagaimana mekanisme ini dijaring. Sehingga akan berimplikasi terhadap yang dilakukan parpol di 2024 mendatang," katanya belum lama ini.

Baca Juga: Tak Hanya Bantu Berikan Bantuan, Partai Perindo Juga Bantu Proses Evakuasi Korban Semeru

Sebagaimana diketahui, Konvensi Rakyat ditutup Maret-April 2023. Selanjutnya, dapil dan proses Konvensi Rakyat akan mengikuti ketentuan dan jadwal Pemilu yang ditetapkan penyelenggara Pemilu (KPU dan KPUD).

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya