Wisma Atlet Lockdown 7 Hari karena Omicron, Rusun Nagrak Disiapkan untuk Karantina

Carlos Roy Fajarta, Jurnalis
Jum'at 17 Desember 2021 11:56 WIB
Rusun Nagrak/ MPI
Share :

JAKARTA - RSDC Wisma Atlet Kemayoran Jakarta diisolasi sampai 7 hari ke depan sebagai bentuk antisipasi dini untuk mencegah penularan varian Covid-19 Omicron pada level komunitas menyusul ditemukannya seorang petugas kebersihan Rumah Sakit Wisma Atlet Jakarta tertular varian Omicron.

(Baca juga: Petugas Kebersihan Tertular Varian Omicron, Wisma Atlet Jakarta Lockdown!)

Selain itu, pemerintah telah mendeteksi lima kasus probable Omicron yang melibatkan pelaku perjalanan internasional dari warga negara Indonesia serta asing.

 (Baca juga: Omicron Masuk Indonesia, Jokowi: Penularannya Sangat Cepat dan Tak Terelakan)

Hal ini diambil berdasarkan rapat koordinasi dengan Menkomarves, Menteri Kesehatan, TNI, dan Satgas Penanganan Covid-19, yang dilanjutkan dengan rapat teknis dengan kementerian lembaga terkait hari ini.

“Perkembangan situasi terakhir menjadikan pemerintah harus bertindak cepat mencegah terjadinya transmisi lokal virus Varian Omicron. Isolasi RSDC adalah langkah yang diharapkan efektif untuk tujuan tersebut,” ujar Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letnan Jenderal Suharyanto, Jumat (17/12/2021).

RSDC Wisma Atlet Kemayoran merupakan rumah sakit khusus untuk merawat pasien Covid-19 sejak pandemi melanda Indonesia pada pertengahan Maret 2020. Dalam beberapa pekan terakhir, beberapa tower rumah sakit ini difungsikan sebagai tempat karantina pelaku perjalanan internasional, melengkapi Wisma Atlet Pademangan.

Suharyanto mengatakan, pemerintah juga membuka Rusun Nagrak, di Cilincing Jakarta Utara untuk karantina terpusat bagi PMI, Pelajar, dan ASN sebagai cadangan tempat karantina.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya