Dalam pemberdayaan terhadap perempuan, FWD Insurance tak hanya melakukan untuk lingkungan sekitar. Akan tetapi juga melakukan pemberdayaan perempuan terhadap karyawan perempuan melalui program HERoic. Ini sebuah program berkesinambungan yang memungkinkan karyawan perempuan FWD Insurance untuk dapat mengembangkan diri baik secara personal maupun professional.
“Program HERoic terdiri dari assessment, in-class workshop, mentoring, dan e-learning melalui platform FWD Kampus dengan para ahli terkenal dalam pemberdayaan perempuan dan juga mitra pembelajaran terkenal. Melalui berbagai inisiatif pemberdayaan ini, kami berharap perempuan Indonesia bisa semakin berani dan percaya diri dalam mengambil keputusan sehari-sehari baik dalam lingkup personal maupun profesional, sehingga bisa merayakan hidup dengan maksimal,” ujarnya.
Jangkau Nasabah Berjiwa Muda
Di tengah era digital yang semakin berkembang pesat ini, FWD Insurance terus berusaha menjangkau nasabah yang melek digital, paham teknologi dan berjiwa muda. FWD Insurance berfokus kepada nasabah yang melek teknologi adalah mereka yang dibesarkan di era digital, sedangkan nasabah yang berjiwa muda adalah mereka yang berasal dari generasi sebelumnya namun paham perkembangan teknologi.
“Kami memberikan pengalaman berasuransi yang berbeda kepada nasabah, yang didukung oleh teknologi digital terdepan untuk menarik segmen milenial dan yang paham teknologi, berjiwa muda dan membangun hubungan yang kuat dengan nasabah,” ucap Widaningrum.
FWD Insurance nasabah yang ‘berjiwa muda’ yang ingin menjalankan hidup tanpa ragu, memiliki pola pikir yang lebih muda ini relevan dan aspiratif bagi audiens yang lebih luas. Penting juga untuk menunjukkan kepercayaan FWD Insurance kepada segmen milenial karena ingin mematahkan persepsi mereka tentang apa yang mereka ketahui tentang asuransi dari orang tua atau lingkungan mereka.
“Generasi milenial sering dianggap memiliki kreativitas tinggi serta inovatif. Dan mereka juga generasi yang harus selalu eksis, perlu untuk menunjukkan jati diri. Waktu dan energi pun banyak keluar demi mengejar karir yang diimpikan,” katanya.
Dia menambahkan tentu untuk mendapatkan hasil yang maksimal, mereka perlu berkarya dan bekerja secara optimal. Tapi tidak hanya itu saja, mereka juga perlu menikmati hidup juga, tidak sekadar bekerja keras saja setiap hari. Mereka bisa melakukan apapun yang disukai, menjalankan passion yang sesuai dalam hidupnya