Kota Xi'an China Lockdown Ketat, Warga Mohon Makanan dan Bantuan

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis
Sabtu 01 Januari 2022 11:17 WIB
Kota Xi'an China lockdown (Foto: Reuters)
Share :

CHINA - Sejumlah warga Kota Xi'an, China, mengaku tidak punya cukup makanan walau pejabat setempat bersikeras pasokan kebutuhan hidup sudah memadai di tengah karantina ketat alias lockdown.

Sejak pekan lalu, lebih dari 13 juta jiwa di kota tersebut diperintahkan tetap berada di rumah selagi aparat berupaya menghentikan penularan Covid-19.

Akibatnya warga tidak diperbolehkan keluar rumah untuk membeli makanan, kecuali dengan alasan tertentu. Para pegawai negeri pun dikerahkan untuk mendistribusikan bantuan.

Namun, banyak di antara warga bersuara di media sosial. Mereka mengaku sudah kehabisan barang-barang pokok.

Baca juga:  140 Kasus Covid-19 Ditemukan, China Lockdown Kota Xian

Penerapan karantina wilayah di Kota Xi'an, yang sudah memasuki hari kesembilan, terbilang ketat. Halte-halte bus di kota tersebut ditutup, penerbangan ke luar kota ditiadakan, dan jutaan tes Covid diberlakukan di Provinsi Shaanxi—tempat Kota Xi'an berada.

Awalnya pemerintah kota membolehkan satu orang per satu rumah keluar setiap dua hari sekali untuk membeli kebutuhan pokok.

 Baca juga: 6 Kasus Baru Covid-19 Ditemukan, China Lockdown Mal dan Kompleks Perumahan

Akan tetapi, lockdown diperketat pada Senin (27/12), sehingga semua warga tidak diperkenankan ke luar rumah kecuali untuk menjalani tes Covid-19.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya