Runtuhnya Kerajaan Pajajaran Usai Prabu Siliwangi Turun Jabatan

Avirista Midaada, Jurnalis
Selasa 04 Januari 2022 06:28 WIB
Prabu Siliwangi (foto: istimewa)
Share :

KERAJAAN Pajajaran terus mengalami penurunan selepas Prabu Siliwangi turun jabatan. Raja pengganti Surawisesa yang naik tahta setelahnya mendapat tantangan berat di tengah mulai berkembangnya dua kesultanan bernuansa Islam, yakni Cirebon dan Demak.

Bahkan akibat kalah perang dari koalisi kesultanan Islam ini, Raja Surawisesa terpaksa menyerahkan sebagian besar wilayah kekuasaannya di pesisir utara Pantai Jawa. Hal ini dikisahkan pada buku "Hitam Putih Pajajaran : Dari Kejayaan Hingga Keruntuhan Kerajaan Pajajaran" dari tulisan Fery Taufiq El Jaquenne.

Baca juga:  Pengkhianatan Komandan Pengawal Istana Berujung Banten Taklukkan Kerajaan Pajajaran

Saat itu konon Kesultanan Cirebon yang dipimpin Syarif Hidayatullah memang tak terlalu memiliki pasukan dan benteng strategi yang kuat. Tetapi sokongan dan dukungan Kerajaan Demak menjadikan Cirebon menjadi musuh yang mumpuni bagi Kerajaan Pajajaran.

Beberapa wilayah kekuasaan Pajajaran, mulai dari Galuh, Sumedang, dan Citarum perlahan tapi pasti dikuasai oleh Kesultanan Cirebon dibantu oleh Kerajaan Demak. Ya, sejak tahun 1528 Masehi, Cirebon menyerang wilayah Galuh yang menjadi kekuasaan Kerajaan Pajajaran.

Baca juga:  Copet hingga Maling Merajalela Saat Prabu Nilakendra Memerintah Kerajaan Pajajaran

Pertempuran ini juga memperlihatkan peran Demak yang cukup signifikan. Demak mengirimkan meriam beserta pasukan perang pada saat Cirebon mulai terdesak mundur. Sehingga pasukan Galuh tidak berdaya menghadapi panah besi yang besar dan menyemburkan kukur ireng dengan suara seperti guntur yang memuntahkan logam panas.

Alat perang seperti tombak, anak panah, pedang, dan lain sebagainya lumpuh seketika karena meriam dari Demak. Pada akhirnya jatuhlah Galuh, menyusul dua tahun kemudian jatuh pula Kerajaan Talaga, yang menjadi benteng terakhir Kerajaan Galuh.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya