JAKARTA - Mitos keberadaan Pulau Emas peninggalan Kerajaan Sriwijaya hingga kini masih misterius. Para arkeolog masih terus mencoba mengungkap keberadaan harta karun peninggalan Sriwijaya itu yang disebut-sebut berada di Sungai Musi, Palembang.
Arkeolog Kelautan dari Inggris, Sean Kingsley menyebut, penemuan sejumlah harta karun dari sungai Musi itu merupakan sisa-sisa dari Pulau Emas yang telah lama hilang.
Dia pun menyayangkan pemerintah hingga kini, tidak melakukan penggalian arkeologis resmi untuk mengungkap keberadaan Pulau Emas itu.
"Hampir tidak ada bukti fisik dan jejak yang tersisa dari kejayaan kerajaan Sriwijaya kecuali artefak dari sungai Musi," katanya seperti dikutip dari Sindonews, Jumat (7/1/2022).
Okezone pun mencoba merangkum sejumlah fakta terkait Kerajaan Sriwijaya:
1. Kerajaan Sriwijaya Berada di Atas Sungai Musi Palembang
Sampai saat ini belum ada jejak yang tersisa dari Kerajaan Sriwijaya kecuali harta karun yang ditemukan di dalam Sungai Musi.
Baca juga: Kisah Bilik Gundik di Kapal Zaman Sriwijaya: Mulai Misi Perdagangan hingga Diplomasi
Arkeolog hanya menemukan reruntuhan candi yang terbuat dari batu bata dan beberapa prasasti yang menunjukan bahwa di tempat itu terdapat pelabuhan.
Bagaimana peradaban yang begitu kaya bisa lenyap tanpa jejak? Kemungkinan karena Kerajaan Sriwijaya dibangun di atas sugai dengan struktur sebagian besar terdiri dari struktur kayu yang rapuh.
Baca juga: Sriwijaya, Kerajaan Pertama Indonesia yang Kuasai Perdagangan hingga Mancanegara