Menkes Turki: Istanbul Jadi Episentrum Kasus Omicron

Susi Susanti, Jurnalis
Selasa 11 Januari 2022 16:20 WIB
Istanbul jadi episentrum varian Omicron (Foto: Hurriyet Daily News)
Share :

ISTANBUL - Menteri Kesehatan Turki Fahrettin Koca mengatakan kota terpadat di Turki, Istanbul telah menjadi pusat peningkatan kasus terkait varian Omicron.

Infeksi harian di negara itu telah meningkat baru-baru ini, dengan kasus melonjak di atas 60.000, jumlah yang hanya dialami Turki pada April tahun lalu.

“Rawat inap [karena Covid-19] di Turki telah meningkat 6,2 persen dalam tiga minggu terakhir,” tulis Koca di Twitter pada 9 Januari lalu.

Namun menteri mencatat, belum ada peningkatan signifikan jumlah pasien di unit perawatan intensif atau intubasi. “Sebagian besar korban kami [karena Covid-19] adalah mereka yang berusia di atas 60 tahun dan orang-orang dengan penyakit kronis,” lanjutnya.

Pada 6 Januari lalu, infeksi harian mencapai level tertinggi sepanjang masa 68.413 ketika jenis virus Omicron menyerang negara itu.

Baca juga:  Omicron Hanya Sebabkan Gejala Ringan Tak Berlaku bagi Lansia dan Komorbid

Virus corona telah menginfeksi hampir 9,3 juta orang dan menewaskan lebih dari 81.000 pasien di Turki hingga saat ini.

Sementara itu, jumlah vaksin yang diberikan di negara itu telah melebihi 136 juta dosis, dengan hampir 52 juta orang telah disuntik ganda.

Baca juga:  Varian Omicron Menyebar Super Cepat, Ini 6 Negara yang Sudah Terjangkit

Lebih dari 21 juta orang telah diberikan suntikan ketiga mereka terhadap Covid-19, sementara lebih dari 57 juta orang telah menerima setidaknya satu dosis vaksin.

Turki meluncurkan program vaksinasi pada Januari tahun lalu dengan suntikan yang dikembangkan oleh perusahaan China Sinovac. Kemudian mulai menggunakan vaksin Pfizer/BioNTech. Lalu awal bulan, pemerintah menambahkan vaksin yang dikembangkan secara lokal, yakni Turkovac.

Menghadapi ancaman dari varian Omicron, pejabat pemerintah dan pakar kesehatan telah mengintensifkan seruan kepada orang-orang untuk divaksinasi.

Data Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa tingkat vaksinasi antar provinsi sangat bervariasi. Di Istanbul, sekitar 77 persen dari populasi orang dewasa divaksin lengkap, sedangkan tingkat yang sesuai adalah 82 persen di Ankara dan lebih dari 84 persen di zmir, kota terbesar ketiga.

Di provinsi tenggara Sanli Urfa, hanya 60 persen dari populasi orang dewasa yang telah menerima dua dosis vaksin, tetapi di provinsi terdekat Osmaniye, tingkat vaksinasi adalah 88 persen.

(Susi Susanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya