Ketika Raja Majapahit Berikan Tanah untuk Sunan Gresik, Ternyata Ada Udang di Balik Batu

Alvin Agung Sanjaya, Jurnalis
Senin 17 Januari 2022 06:01 WIB
Prabu Brawijaya V dari Majapahit. (Foto: sangpencerah.id)
Share :

Sejak itu Syaikh Maulana Malik Ibrahim mendirikan pesantren sebagai wahana pengajaran agama Islam kepada masyarakat Gresik dan sekitarnya. Sesuai dengan prediksi Prabu Brawijaya V pengaruhnya memang benar-benar luar biasa. Masyarakat Gresik dan sekitarnya yang semula beragama Hindu-Budha, tetapi setelah datangnya Syaikh Maulana Malik Ibrahim, mereka secara berangsur-angsur mulai berpindah agama Islam.

Seperti yang dikutip dari buku Brawijaya Moksa Detik Detik Akhir Perjalanan Hidup Prabu Majapahit, dalam gebrakan dakwahnya, ternyata Syaikh Maulana Malik Ibrahim memang tidak hanya mengajarkan soal keagamaan saja, Syaikh Maulana Malik Ibrahim juga seorang yang ahli dalam bidang pengobatan dengan memanfaatkan ramuan alamiah dari daun-daunan yang ternyata dapat memberikan kemanfaatan bagi kesembuhan rakyat Gresik dan sekitarnya.

Lama kelamaan rakyat Gresik dan sekitarnya memberikan julukan baru kepada Syaikh Maulana Malik Ibrahim yaitu Sunan Gresik yang kemudian dikenal sebagai seorang Wali Songo.

Setelah rakyat Gresik menjadi muslim di bawah bimbingan Sunan Gresik, tentu mereka tidak ada yang nekat hendak melakukan pemberontakan kepada Prabu Brawijaya V. Jika ada kelompok muslim yang hendak makar terhadap kepemimpinan Prabu Brawijaya V yang notabene seorang Budha, tentu Syaikh Maulana Malik Ibrahim akan melarangnya.

Barangkali itulah yang dikehendaki oleh Prabu Brawijaya V saat memberikan hadiah tanah di Leran Gresik kepada Sunan Gresik yang tentu tidak akan membiarkan kaum muslimin akan melakukan tindakan makar kepada pemerintahan yang sah di Majapahit di bawah kepemimpinan Prabu Brawijaya V.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya