INGGRIS - Seorang detektif kontra-terorisme kepolisian Inggris (Met Police) yang diam-diam merekam model selama pemotretan palsu telah dihukum penjara selama tiga tahun.
Detektif Inspektur Neil Corbel melakukan kejahatannya di kamar hotel dan Airbnb di London, Brighton dan Manchester, Inggris. Pria berusia 40 tahun itu mengakui 19 tuduhan voyeurisme, yakni mendapatkan kenikmatan seksual saat menonton orang lain telanjang atau terlibat dalam aktivitas seksual.
Dia menggunakan kamera di kotak tisu, pengisi daya telepon, dan kacamata untuk merekam wanita itu. Pengadilan Crown Court Isleworth mendengar kehidupan seorang model telah "benar-benar hancur” akibat kejadian itu.
Ketika menjatuhkan hukuman untuk Corbel, Hakim Martin Edmunds QC menunjuk pada pernyataan dampak yang dia dengar, termasuk dua korban lainnya yang mengatakan kepada pengadilan tentang kesulitan hidup mereka.
Baca juga: Polisi: Pangeran Andrew Tidak Lakukan Pelecehan Seksual, Tapi Citranya Jadi Buruk di Mata Publik
Pengadilan mendengar jika polisi ini merupakan pecandu seks yang saat kejadian itu mengaku sebagai pilot maskapai penerbangan yang tertarik dengan fotografi. Dia bertemu banyak korbannya melalui agen online bernama PurplePort dan mengatur pemotretan dengan mereka.
Jaksa Babatunde Alabi mengatakan 16 wanita adalah model yang dipesan oleh Corbel, sementara tiga lainnya adalah pendamping atau pekerja seks yang menyetujui aktivitas seksual tetapi tidak setuju untuk direkam.
Baca juga: Polisi Buru Fotografer yang Memotret Sekelompok Model Tanpa Busana di Balkon