Raja Qatar itu kemudian berdiri, mendekati Gus Dur.
“Maaf, Pak Presiden,” katanya. “Saya terbawa perasaan”.
Bagi Gus Dur, lelucon berkhasiat menyehatkan pikiran.
“Dengan lelucon, kita bisa sejenak melupakan kesulitan hidup. Dengan humor, pikiran kita jadi sehat,” kata Gus Dur seperti dikutip dari buku “Menghidupkan Gus Dur, Catatan Kenangan Yahya Cholil Staquf”.
(Fakhrizal Fakhri )