Sementara, usai dipertemukan oleh petugas kepolisian dan perangkat desa, para ojek online dan konsumen tersebut saling memaafkan.
Kapolres Cirebon Kota M Fahri Siregar mengatakan, ada selisih paham antara pengemudi ojol dengan konsumennya. Mereka datang di Balai Desa dan dipertemukan keduabelah pihak.
“Setelah di mediasi, perselisihan tersebut selesai dan diselesaikan secara kekeluargaan dan situasi kembali berjalan kondusif,” ujar Fahri, Selasa (1/2/2022).
Dari kejadian ini diharapkan, para konsumen bisa lebih bijak dan menghargai profesi ojek online yang sama sama mencari nafkah.
(Fahmi Firdaus )