Meskipun tidak meremehkan keseriusan rencana ISIS untuk membebaskan tahanan dari penjara di Hasaka, para pejabat dari negara-negara Barat yang berbicara kepada VOA, meragukan gagasan bahwa kelompok teror itu siap untuk membangun kembali kekhalifahan secara fisik.
Para pejabat AS sebelumnya telah menggambarkan operasi ISIS untuk membebaskan hingga 4.000 tahanan sebagai “peristiwa yang meresahkan.” Mereka sepakat mengenai besarnya kekuatan penyerang yang signifikan.
Tetapi seorang pejabat AS yang berbicara kepada VOA sebelum klaim terbaru SDF dirilis, menyebut serangan ISIS di al-Sina'a lebih sebagai “upaya untuk menumbuhkan kelompok itu dan memberinya momentum.”
(Susi Susanti)