JAKARTA - Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama (Kemenag) RI, Nur Arifin mendukung adanya keleluasaan bagi jemaah umrah melakukan tes PCR (Polimerase Chain Reaction) pembanding. Tes pembanding dilakukan di berbagai rumah sakit yang ditunjuk Satgas Covid-19 nasional.
"Kemarin 4 Februari saya rapat dengan BNPB. Bahwa boleh melakukan PCR pembanding ke rumah sakit yang telah ditetapkan Satgas Covid," kata Arifin kepada MNC Portal, Sabtu (5/2/2022).
Baca Juga: Kemenag Sebut Pengurangan Durasi Karantina Bikin Jamaah Umrah Senang
Arifin mengatakan, tes pembanding itu juga dilakukan lantaran ada jamaah yang merasa sehat wal afiat, namun hasil PCR menyatakan positif. Maka, seringkali jamaah tersebut protes dan ingin mencari tempat PCR pembanding.
"Juga ada suami isteri yang sudah lama bersama tidur satu kamar dan perjalanan umrah bersama, tapi hasil PCR mengatakan suami negatif tapi isteri positif," ujar dia.
Baca Juga: Bertambah, 172 Jamaah Umrah Indonesia Positif Covid-19
(Arief Setyadi )