BANTUL – Sebanyak 13 orang meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal bus pariwiata AD 1507 EH di Bukit Bego, Kedungbuweng, Wukirsari, Imogiri, Bantul, Minggu (6/2/2022) sekira pukul 13.37 WIB.
Para korban tersebut berada di tiga rumah sakit, yakni RS Panembaan Senopati (RSPS) Bantul tujuh orang, RS PKU Muhammadiyah Bantul lima orang dan RS Nur Hidayah Jetis, Bantul satu orang.
Berikut nama-nama korban tersebut:
- Tujuh orang di RSPS, Bantul :
1. Sri wahyudi (55) alamat Mranggen, Polokoerto Sukoharjo
2. Iswanti alamat Mranggen, Polokoerto Sukoharjo
3. Ny sumitro alamat Mranggen, Polokoerto Sukoharjo
4. Sumarno alamat Mranggen, Polokoerto Sukoharjo
5. Afiyana (13) alamat Mranggen, Polokoerto Sukoharjo
6. Sarsini alamat Mranggen, Polokoerto Sukoharjo
7. Sugiyono alamat Mranggen, Polokoerto Sukoharjo
- Lima orang di RS PKU Muhammadiyah
1. Ferianto (38) sopir alamat Skip, Kadipiro, Solo
2. Sella (20) alamat Mulyadi Kedungrejo, Sukoharjo
3. Puji (45) alamat Mulyadi Kedungrejo, Sukoharjo
4. Rifan (10) alamat Mulyadi Kedungrejo, Sukoharjo
5. Larmin (45) alamat Mulyadi Kedungrejo, Sukoharjo
Dan satu orang di RS Nur Nurdiyah, Jetis, Bantul NY Paryono alias Kasinem warga Kedungrejo, Mranggeng, Sukoharjo.
Kapolres Bantul AKBP Ihsan mengatakan dalam bus tersebut ada 47 orang. Dari jumlah itu 13 orang meninggal dunia, satu orang sopir dan 34 orang mengalami luka dan harus mendapat perawatan di beberapa tiga rumah sakit dan Puskesmas Imogiri.
“Para korban meninggal malam ini akan diantar ke rumah duka masing-masing,” katanya.
(Angkasa Yudhistira)