JAKARTA - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengaku prihatin dengan adanya kabar yang tengah viral di media sosial. Hal itu terkait pasangan suami istri yang gagal berlibur ke Bali akibat positif Covid-19, namun justru jalan-jalan keliling Malang.
“Melihat kondisi ini, kami amat prihatin karena masih saja ada orang yang menyepelekan penularan Covid-19, bahkan sedang tinggi dalam dua minggu terakhir,” tegas Wiku saat Konferensi Pers secara virtual, Selasa (8/2/2022).
Selain itu, Wiku meminta agar masyarakat mengesampingkan ego demi keselamatan bersama. Mengingat saat ini kasus Covid-19 juga sedang naik.
Baca juga: Positif Covid-19 Hari Ini Capai 37.492 Kasus, Dekati Angka Puncak Gelombang 2 di Juli 2021
“Selain kesadaran yang harus tinggi dari masyarakat pemerintah setempat termasuk penyelenggara wisata sebagai penanggung jawab fasilitas untuk betul-betul melakukan skrining kesehatan karena dapat mencegah penularan yang berada di tengah kondisi alamiah fasilitas publik yang cenderung padat,” imbaunya.
Wiku pun meminta agar pemerintah daerah memberikan sanksi tegas sebagai efek jera. Apalagi, saat ini pandemi sudah dua tahun berjalan dan seharusnya masyarakat sadar terhadap keselamatan bersama.
“Untuk pemerintah daerah juga harus memberikan sanksi yang memberikan efek jera kepada masyarakat karena sudah 2 tahun berjalan. TNI, Polri, Pemda perlu menegakkan peraturan agar kita semua bisa produktif dan aman Covid,” tegasnya.
(Qur'anul Hidayat)