Ketika Anak Hoegeng Dituduh Membeli Ganja

Fay Cilla, Jurnalis
Rabu 09 Februari 2022 06:03 WIB
Hoegeng/ tangkapan layar medsos
Share :

JAKARTA - Hoegeng Imam Santoso lahir pada 14 Oktober 1921 di Pekalongan, Jawa Tengah. Ia merupakan sosok yang terkenal sebagai pribadi yang jujur, disiplin dan sederhana walaupun ia sedang menjabat sebagai pejabat penting negara. Ia juga merupakan sosok teladan Polri hingga saat ini.

(Baca juga: Ketika Bung Karno Paksa Hoegeng Ganti Nama: Kurang Ajar Kamu!)

Mengutip Buku Hoegeng Polisi dan Menteri, semasa hidupnya ia sempat menjabat sebagai Kapolri ke-5 pada masa pemerintahan Presiden Soeharto dan jabatan Menteri-menteri lainnya yang dianggap penting saat itu.

Komitmen terhadap sifatnya ia terapkan dalam pekerjaan ataupun keluarga. Didalam keluarga sendiri Hoegeng merupakan sosok yang sangat menyayangi keluarganya.

(Baca juga: Ketika Hoegeng Minta Istrinya Tutup Toko Bunga di Cikini demi Menjaga Kejujuran)

Pertunangannya dengan Meri, istrinya dikaruniai tiga anak yaitu Reni Soerjanti Hoegeng, Aditya Soetanto Hoegeng, dan Sri Pamujining Rahayu. Saat menjadi Kapolri ada cerita menarik tentang Hoegeng dan anaknya, Didit. Mungkin sudah biasa jika mendengar Hoegeng yang selalu menolak pemberian apapun terkait dengan jabatan yang ia pegang saat itu.

Namun pada suatu saat ada kasus yang mengharuskan Didit menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya atas tuduhan Pembelian Narkoba berjenis Ganja. Hoegeng saat itu dikabari bahwa sedang ada kasus penangkapan anak-anak muda yang tengah menghisap ganja oleh Kepala Polda Metro Jaya Widodo Boedidharmo.

Dimana menurut keterangan anak-anak tersebut sempat menyebut-nyebut nama Didit saat mereka ditangkap, Didit disebut juga sebagai salah satu pembeli ganja. Hoegeng yang mendengar pernyataan tersebut segera menyuruh Didit menemui Widodo di Polda Metro Jaya saat itu.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya