JAKARTA - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman adalah sosok yang dekat dengan pendidikan agama Islam sejak usia dini. Mantan Pangkostrad bahkan mengakui bahwa dirinya adalah seorang santri, yang pernah menuntut ilmu agama di pondok pesantren.
Pondok Pesantren Buntet, Cirebon, Jawa Barat dimana Jenderal Dudung pernah menuntut ilmu merupakan salah satu ponpes tertua di Indonesia. Pesantren ini didirikan oleh KH Muqoyyim bin Abdul Hadri, seorang mufti Keraton Cirebon, pada 1750. Santri Bunter menyebut KH. Muqoyyim dengan nama Mbah Muqoyyim
Foto Jenderal Dudung masa kecil di Ponpes Buntet, Cirebon. (Instagram/Husein.Baagil)
"TEBAK GAMBAR.....Ini adalah photo bapak KASAD Jendral Dudung Abdurahman saat menjadi santri di BUNTET...HAYO BAPAK KASAD YANG MANA?!?!?!?," tulis Habib Husein Ba'agil di keterangan fotonya dikutip, Rabu (9/2/2022).
Habib Husein Ba'agil dikenal sebagai ulama asal Tuban, Jawa Timur, yang dekat dengan TNI, termasuk Jenderal Dudung. Habib Husein terlihat hadir saat Dudung menerima 3 brevet dari Kopassus pada 12 Desember 2021. Tak hanya hadir, Habib Husein juga menemani Dudung ketika diarak anggota Kopassus hingga ketika diwawancara media.