Agus menuturkan, kondisi granat tersebut diketahui masih aktif namun rusak pada bagian kunci pin pengamannya. Sebelum tim Gegana tiba, Agus mengaku mengamankan granat itu sementara di pos siskamling.
"Petugas gegana melakban (granat) supaya aman pinnya. Pinnya kebetulan patah dalam bentuk cincin tadi dicari enggak ketemu," kata Agus menjelaskan.
Agus mengaku penemuan granat ini menjadi hal yang baru pertama kali terjadi di lingkungan rumahnya. Oleh karena itu, warga sekitaran RT 013 Batu Ampar mengalami kegemparan.
"Warga cuma kaget aja kalau resah sih enggak," ujar Agus bercerita.
(Khafid Mardiyansyah)