Pilot Gugat Kementerian Pertahanan karena Rusak Kehidupan Seks, Tuntut Ganti Rugi Rp4 Miliar

Susi Susanti, Jurnalis
Senin 21 Februari 2022 10:17 WIB
Pilot gugat kemenhan Inggris karena rusak kehidupan seks (Foto: PA)
Share :

INGGRIS - Seorang mantan pilot helikopter angkatan udara Inggris dilaporkan telah menggugat Kementerian Pertahanan (MoD), menuduhnya lalai mengeluarkan pelindung tubuh yang menyebabkan kerusakan saraf dan disfungsi seksual. Menurut The Telegraph, dia menuntut ganti rugi lebih dari 200.000 poundsterling (Rp4 miliar).

Dalam gugatan yang diajukan di Pengadilan Tinggi, Louis Warburton – veteran hampir 10 tahun di Royal Air Force (RAF) – menuduh bahwa pelindung tubuh ‘Load Carriage System’ seberat 20 kg telah merusak jaringan lunak.

Pria berusia 30 tahun itu menuduh Kementerian Pertahanan gagal melakukan penilaian risiko dan menindaklanjuti keluhannya tentang baju besi yang tidak disesuaikan dengan baik.

 Baca juga: Sederet Pesona Pilot Cantik Pimsitanan, Siap Bawa Terbang Hatimu!

Surat kabar itu mencatat bahwa Warburton, mantan letnan penerbangan dengan Skuadron 18 di pangkalan RAF Odiham, bertugas dalam operasi penjaga perdamaian di Mali, ketika dia menerbangkan helikopter Chinook selama Operasi Newcombe yang sedang berlangsung. Dia mengklaim baju besi besar itu mengekang pahanya selama penerbangan panjang hingga delapan jam, merusak saraf sciatic dan femoralisnya dan menyebabkan rasa sakit dan mati rasa yang parah.

Baca juga: Pilot Ungkap Keangkeran Segitiga Bermuda, Perjalanan Kilat hingga Alat Navigasi Tak Berfungsi

Kurang dari sebulan setelah dikerahkan ke Mali pada Januari 2019, Warburton melaporkan gejala nyerinya ke Kementerian Pertahanan. Ini rupanya menyebabkan dia diberhentikan secara medis pada Juli 2019 dan kemudian diberhentikan dari RAF. Namun, masalah ini tetap berlanjut. Masalah ini dianggap mengganggu kehidupan profesional dan pribadinya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya