Sementara itu, kemaluan Syekh Maulana Maghribi yang sebelumnya telah dicabut secara ajaib berubah menjadi sebilah mata tombak. Tombak yang dinamai Kanjeng Kyai Pleret itu kemudian dijadikan sebagai sipat kandel (senjata andalan) raja-raja Jawa.
Tombak Kyai Pleret diwariskan secara turun temurun kepada raja-raja yang bertahta. Sekarang, tombak itu dianggap sebagai peninggalan senjata pustaka dari Kerajaan Mataram.
(Fahmi Firdaus )