BANDUNG - Jumlah kasus aktif Covid-19 di Kota Bandung, Jawa Barat, tercatat tembus 10.436 kasus per 23 Februari 2022 berdasarkan data Pusat Informasi Covid-19 Kota Bandung. Jumlah tersebut mengalami penambahan sekitar 600 orang dalam beberapa hari terakhir.
Jumlah kasus positif aktif mencapai 10.436 orang itu meningkat pesan dalam sebulan belakangan. Satu bulan sebelumnya, jumlah positif aktif di Kota Bandung tak mencapai 150 orang. Saat ini telah naik puluhan kali lipat.
Kendati jumlah kasus terus meningkat, angka kematian akibat Covid-19 masih cukup rendah. Tercatat per tanggal hari ini bertambah dua orang meninggal. Jumlah total kasus kematian sejak dua tahun lalu mencapai 1.438 orang.
Tingginya kasus positif aktif di Kota Bandung hampir merata di semua kecamatan. Namun, tercatat ada 10 kecamatan dengan jumlah kasus cukup tinggi. Dimulai Kecamatan Antapani 622 kasus, Sukajadi 609 kasus, Coblong 565, Kiaracondong 499, Buahbatu 491 kasus, Arcamanik 480 kasus, Cibeunying Kidul 414, Lengkong 406, Regol 389, dan Rancasari 381 kasus.
Sementara itu, Plt Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengingatkan kepada masyarakat untuk senantiasa tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) saat beraktivitas. Menurut Yana, penerapan prokes adalah senjata ampuh untuk mencegah penyebaran Covid-19.
“Minimal gunakan masker saat beraktivitas. Insya Allah kita akan terhindar dari virus,” ujarnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)