JAKARTA - Kekuasaan Kekaisaran Mongol terbentang dari Asia hingga ke sebagian Eropa. Tak Hanya itu, kerajaan yang didirikan oleh Genghis Khan pada 1206 itu tercatat juga pernah mengirimkan bala tentaranya ke Nusantara.
Rencana invansi Mongol ke Nusantara itu berlangsung saat kekuasaan dipimpin Khubilai Khan mengirimkan utusannya ke Singasari dengan meminta Raja Kertanegara mengakui kerajaannya di bawah kekuasaan Mogol.
Raja Kertanegara yang sadar akan keagungannya dan kekuasannya tidak sudi menyerahkannya ke Mongol.
Dalam Negarakrtagama, Kertanegara disebutkan telah menguasai seluruh Jawa, Sunda dan Madura. Ia mengirim ekspedisi militer ke Malayu, menguasai Pahang di Semenanjung Malayu, juga menaklukkan Bali dan memboyong rajanya sebagai tawanan pada 1284. Dia juga menguasai Gurun, pulau di wilayah timur Nusantara, dan Bakulapura atau Tanjungpura di barat daya Kalimantan.
Baca juga: Kertanegara Rusak Muka dan Potong Telinga Utusan Kerajaan Mongol Pancing Amarah Khubilai Khan
Utusan Mongol terakhir datang pada 1289. Saat itu, muka dari utusan Mongol tersebut dirusak dan telinganya dipotong oleh Kertanegara. Alhasil Khubilai Khan murka, ia mengirim angkatan perang Mongol berlayar menuju Jawa pada 1292.
Baca juga: Miliki 6 Istri dan 500 Selir, Genghis Khan Miliki 16 Juta Keturunan di Seluruh Dunia
Mereka dipimpin oleh Shi Bi, Ike Mese, dan Gao Xing. Dua nama pertama orang Mongol, yang ketiga adalah Tionghoa.
Dalam catatan Dinasti Yuan dituliskan, ketika Kaisar Shizu (Khubilai) menaklukkan orang-orang barbar di keempat penjuru dunia dan mengirimkan para perwira ke berbagai negara di seberang lautan, Jawa adalah satu-satunya negara yang harus diserang dengan sebuah angkatan perang.