JAKARTA - Pihak Junta militer Myanmar mengaku mendukung penuh Rusia dalam melancarkan aksi serangan ke Ukraina, Kamis (24/2/2022).
Namun, deklarasi dukungan itu justru bertentangan dengan apa yang dilakukan sejumlah komunitas dunia.
Melansir VOA Indonesia, Juru bicara dewan militer Myanmar Jenderal Zaw Min Tun akhirnya buka suara dan menjelaskan soal dukungan itu.
BACA JUGA:Ini Dampak Ekonomi yang Dirasakan RI Imbas Serangan Rusia ke Ukraina
Dia mengatakan alasan pemerintah militer itu mendukung tindakan Presiden Rusia Vladimir Putin.
"Pertama adalah Rusia telah berusaha menyatukan kedaulatannya," ujarnya.
"Saya pikir ini adalah hal yang benar untuk dilakukan. Kedua, Rusia menunjukkan kepada dunia bahwa Rusia adalah kekuatan dunia," tambahnya.