Militer Ukraina mengatakan, mereka terus menghadang upaya pasukan Rusia menyerbu kawasan luar kota Kyiv, tempat terjadinya serangkaian ledakan menjelang dini hari Senin (28/02).
Melalui Facebook, komandan senior Alexander Syrsky mengatakan, banyak korban jatuh dari pasukan Rusia. Namun tidak ada konfirmasi secara independen.
"Kami menunjukkan bahwa kami dapat melindungi rumah kami dari tamu tak diundang," kata Jenderal Alexander Syrsky, dalam pernyataan.
Wartawan BBC di ibu kota Kyiv mengatakan, penduduk memanfaatkan pencabutan jam malam pada Senin pagi (28/02) untuk membeli berbagai keperluan. Namun bunyi tembakan senjata otomatis terus terdengar di Maidan, alun-alun utama.
Pasukan Rusia mengambil alih kota di pesisir Laut Hitam, Berdyansk, dan pertempuran dilaporkan terjadi di kota Mariupol dan juga di Kharkiv dan Dnipro di Ukraina timur.
(Awaludin)