Atim menambahkan, bagunan ruang kelas yang mengalami rusak berat terjadi pada ruangan yang dipakai oleh kelas 1, 2 dan gudang sekolah dengan ukuran keseluruhan 7x14 meter. Namun, kerusakan tersebut mengancam juga ke bangunan ruangan yang lainnya.
Sementara itu, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Ciemas, Idrus Stansah mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Ciemas, perangkat Desa Cibenda dan kepala sekolah SDN Cibenda 1 guna melakukan pendataan serta memberikan himbauan kepasa murid-murid dan guru untuk tetap waspada akan adanya gempa susulan.
"Tidak ada korban luka dan jiwa dalam kejadian tersebut, jumlah kerugian dalam bencana ini masih dalam hitungan petugas. Petugas gabungan bersama guru sekolah mengevakuasi buku-buku dan arsip-arsip sekolah dan alat lainnya yang masih bisa diselamatkan, sedangkan atap bangunan yang roboh masih belum dievakuasi," pungkasnya.
Baca Juga: Gempa M3,9 Guncang Ruteng NTT, BMKG: Dirasakan hingga Labuan Bajo
(Arief Setyadi )