"Saat itu petugas melihat salah satu dari remaja ini yaitu saudara Dedi memiliki masalah dalam penglihatannya. Karena pada waktu akan dibawa ke Polres Kampar dia terlihat bingung untuk menaiki sepeda motor. Ketika ditanyakan kepada temannya, disampaikan mereka bahwa Dedi memang mengalami masalah penglihatan sejak lahir. Tidak ada pemukulan yang dilakukan oleh anggota terhadap remaja ini, mereka hanya diberikan arahan untuk tidak melakukan hal-hal yang melanggar aturan maupun tindak kejahatan" tuturnya.
Sementara itu, abang kandung kandung Dedi, Pajri menyatakan sudah mengadukan nasib adiknya itu tadi malam ke Polres Kampar. Dia berharap apa yang dialami adiknya yang mengalami gangguan pengelihatan mendapat keadilan.
"Tadi malam kita sudah dilakukan pemeriksaan. Adik saya dipukul empat kali pada bagian wajah dan perut. Padahal adik saya itu tunanetra. Kita minta keadilan," katanya.
(Erha Aprili Ramadhoni)