"Selama dua tahun sejak pandemi terjadi kami berupaya belajar tentang konsep berkegiatan yang tidak berpotensi meningkatkan penyebaran covid-19. Maka protokol kesehatan yang ketat pada kegiatan menjadi fokus utama, serta mengkombinasikan metode daring dan luring juga menjadi kunci penyelenggaraan," kata Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu.
Dengan persiapan yang matang, dia pun meyakini jika gelaran Healthy Cities Summit juga dapat menjadi momentum untuk kembali menarik perhatian banyak pihak ke Kota Semarang. Maka dari itu bertepatan dengan gelaran tersebut, berbagai kegiatan juga akan diselenggarakan di Kota Semarang, dengan masih menitikberatkan pada prinsip protokol kesehatan.
"Jadi selama Healthy Cities Summit berlangsung setidaknya akan ada dua event unggulan Kota Semarang juga yang akan berjalan, yaitu Semarang Night Carnival dan Festival Banjir Kanal Barat. Tapi tetap pada intinya prokes yang dikedepankan, sehingga dikombinasi antara luring dan daring," tutur Hendi saat memimpin rapat persiapan Healthy Cities Summit di Balaikota Semarang, Rabu (23/3).
Sementara itu Ketua Forum Kota Sehat Kota Semarang, Krisseptiana menerangkan jika rangkaian kegiatan Healthy Cities Summit, termasuk Semarang Night Carnival dan Festival Banjir Kanal Barat dapat dilihat secara langsung oleh seluruh masyarakat di kanal youtube Pemerintah Kota Semarang.
"Meskipun tidak semua bisa terakomodir untuk terlibat langsung, namun saya berharap sedulur - sedulur tetap bisa terlibat dan mendukung kegiatan ini, yang dimana Kota Semarang menjadi tuan rumah. Kanal youtube Pemerintah Kota Semarang akan menayangkan secara langsung rangkaian kegiatan yang sedang berjalan," ujar wanita yang akrab disapa Tia tersebut.