Banjir Kutai Timur Surut, BNPB dan Tim Gabungan Berjibaku Bersihkan Lumpur

Tim Okezone, Jurnalis
Jum'at 25 Maret 2022 17:36 WIB
BNPB dan Tim Gabungan bersihkan sisa banjir di Kutai Timur (BNPB)
Share :

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama tim gabungan bergotong royong melakukan pembersihan lingkungan di pemukiman masyarakat usai banjir surut di Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur, pada Kamis 24 Maret 2022.

Tim Gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI/Polri, PMI, Pramuka, Tagana, ASN Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, dan OPD terkait melakukan pembersihan di sekitar wilayah Kecamatan Sangatta Utara.

Baca Juga:  Sungai Meluap, 865 Rumah di Kabupaten Toli-toli Terendam Banjir

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, pembersihan ini diproritaskan seperti fasilitas umum, rumah ibadah, puskesmas, dan gedung sekolah. Selain itu, upaya pemulihan jalan protokol juga dilakukan agar aktivitas warga yang sebelumnya tersendat dapat berjalan dengan lancar.

Hasil pemantauan di lapangan, masih ada beberapa titik banjir di Sangatta Selatan. Dapur umum di lokasi ini juga tetap beroperasi untuk memenuhi kebutuhan dasar para masyarakat terdampak. Sedangkan untuk Kecamatan Sangatta Utara, para pengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing dan tetap dilakukan distribusi logistik berupa bahan sembako bagi masyarakat terdampak.

"Pasokan listrik untuk wilayah Kutai Timur dilaporkan sudah kembali menyala. Sebanyak 136 gardu listrik sudah kembali berfungsi normal untuk memenuhi kebutuhan aktifitas warga," ujarnya melalui keterangan tertulis, Jumat (25/3/2022).

Baca Juga:  Ribuan Rumah di Kota Samarinda Kebanjiran Gegara Sungai Mahakam Meluap

BNPB memberikan dukungan penanganan bencana banjir di wilayah Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur, yang terjadi sejak Jumat lalu, 18 Maret. Tim Pusat Pengendalian Operasi dan Direktorat Dukungan Sumber Daya Darurat memberikan pendampingan pos komando (posko).

Tidak hanya itu, upaya mitigasi juga tengah dilakukan dengan melakukan rapat koordinasi penanganan darurat bencana banjir yang dipimpin oleh Bupati Kutai Timur. Salah satunya berkoordinasi dengan BMKG Samarinda terkait mekanisme sistem peringatan dini di sekitar sungai Sengatta.

Merujuk prakiraan cuaca BMKG untuk wilayah Sangatta, Kabupaten Kutai Timur hingga tiga hari ke depan, Minggu 27 Maret berpotensi hujan ringan disertai petir. BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan.

"Salah satunya dengan mengecek ketinggian air di sekitar tempat tinggal apabila terjadi hujan dengan durasi yang cukup lama. Masyarakat juga dapat memantau informasi cuaca dan potensi risiko sekitar dari sumber yang dapat dipertanggungjawabkan seperti InfoBMKG dan InaRISK," pungkasnya.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya