Jenderal bintang satu ini mengatakan, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan imunitas tubuh masyarakat, sehingga kuat melawan adanya ancaman subvarian Omicron BA.2.
"Kita antisipasi dengan menaikkan capaian dan cakupan vaksinasi, agar masyarakat memiliki pertahanan yang memadai," ujarnya.
Hadi mempersilahkan masyarakat memilih waktu yang tepat untuk vaksinasi. Umat muslim juga bisa dilayani sore hari sambil menunggu waktu berbuka. Ini berdasarkan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menyatakan bahwa vaksin di bulan ramadhan tidak membatalkan puasa.
"Silahkan memilih malam atau sore hari, kita siap melayani demi tuntasnya perjuangan kita menghadapi pandemi. Bila sebagian besar penduduk telah mendapatkan vaksinasi lengkap hingga dosis booster, pandemi niscaya pergi," tutupnya.
(Awaludin)